• Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
  • WA center: 0853-9661-9306
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
121 dilihat       02 Maret 2026

Mahasiswa PKL BBRMP Sulawesi Barat Dibekali Strategi Pemanfaatan Pekarangan

MAMUJU-Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat (BBRMP Sulawesi Barat) memberikan pembekalan kepada mahasiswa yang tengah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) melalui penyampaian materi bertema “Pemanfaatan Pekarangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga.” Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai peran strategis sektor pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Materi disampaikan oleh Sri Dewi Purnamasari, S.Tr.P, selaku Pengawas Mutu Hasil Pertanian. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pekarangan merupakan lahan di sekitar rumah yang memiliki batas kepemilikan jelas dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan produktif. Selain berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, pekarangan juga berperan sebagai sumber pangan, sumber tambahan pendapatan keluarga, serta sarana aktivitas sosial dan rekreasi. Dengan pengelolaan yang tepat, pekarangan dapat dikembangkan menjadi sistem produksi pangan skala rumah tangga yang berkelanjutan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa ketahanan pangan keluarga tidak hanya bergantung pada ketersediaan pangan di pasar, tetapi juga pada kemampuan rumah tangga dalam memproduksi sebagian kebutuhan pangannya secara mandiri. Ketahanan pangan mencakup ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, merata, dan terjangkau, sehingga setiap individu dapat hidup sehat dan produktif. Oleh karena itu, optimalisasi pemanfaatan pekarangan menjadi salah satu strategi sederhana namun efektif dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai potensi pemanfaatan pekarangan, antara lain untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, meningkatkan kualitas gizi keluarga, memperbaiki lingkungan, serta membuka peluang tambahan pendapatan. Di wilayah pedesaan, pemanfaatan pekarangan dapat dilakukan secara lebih luas melalui penanaman berbagai jenis tanaman, pemeliharaan ternak, hingga budidaya ikan. Sementara di wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan, pekarangan tetap dapat dioptimalkan melalui penggunaan pot, polybag, sistem vertikultur, maupun hidroponik sederhana.

Berbagai komoditas yang mudah dibudidayakan di pekarangan turut diperkenalkan, seperti sawi, kangkung, tomat, cabai, dan daun bawang, serta budidaya ikan lele dan nila. Penerapan sistem pekarangan terpadu juga memungkinkan pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai kompos, penggunaan air kolam ikan untuk penyiraman tanaman, serta pengurangan sampah rumah tangga sekaligus menekan biaya produksi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PKL diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pemahaman praktis mengenai penerapan konsep pemanfaatan pekarangan sebagai bagian dari gerakan pangan mandiri di masyarakat. Pemanfaatan pekarangan merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak signifikan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, bahkan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional apabila diterapkan secara luas dan berkelanjutan.(SD/MN)

Prev Next

- BRMP Sulawesi Barat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Zero Waste Farming, Strategi Cerdas Ubah Limbah Jadi Pupuk Organik Bernilai Tinggi
    03 Mar 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    Kolaborasi Pengelolaan Air dan Modernisasi Pertanian, BWS V dan BBRMP Sulbar Perkuat Sinergi
    03 Mar 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BBRMP Sulawesi Barat Optimalkan Perannya Sebagai "Direktur Wilayah"
    27 Feb 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BBRMP Sulawesi Barat Bekali Mahasiswa Strategi Pemupukan Berbasis Analisis Tanah
    27 Feb 2026 - By BRMP Sulawesi Barat

tags

Strategi Pemafaatan Pekarangan

Kontak

WA center: 0853-9661-9306
(0426) 2321830
[email protected]

Website:https://sulbar.brmp.pertanian.go.id/

Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat
Mamuju - Sulawesi Barat
Indonesia
91511

© 2022 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat. All Right Reserved